@==(o_o)==@

Frengky: meskipun didasari keisengan, tapi semua dilakukan secara sengaja, so.. apa yang terdapat di dalamnya bukan merupakan hasil buah pikir yang ngasal ! ---------- Oleh karena itu selamat datang dan semoga bermanfaat. ---------- Salam Sejahtera. ---------- SEMANGAT !

HOME

Sabtu, 26 Juni 2010

Tradisi Tukar Kaos


Mungkin anda sering mengamati tradisi para pesebak bola seusai melakoni laga sarat emosi. Tradisi ini pula yang kini tersaji di pagelaran piala dunia 2010 Afrika selatan. Mereka sejenak melupakan hasil dan menutupnya dengan bertukar kaos.

Berdasarkan catatan FIFA, tradisi ini bermula pada tahun 1931, kala itu tim Les Blues Prancis yang menang 5-2 atas Inggris meminta kaos para pemain Three Lions. Pada saat itu hal ini dianggap fenomenal di kancah sepak bola.

Tradisi itupun diikuti legenda sepak bola Brazil Pele yang bertukar kaos dengan salah satu legenda Inggris Bobby Moore pada gelaran yang mempertemukan Brazil dan Inggris di tahun 1970. Lalu apa yang menyebabkan para gladiator dunia sepak bola mau bertukar kaos? Padahal, jika kita bayangkan keringat telah terkandung di dalamnya.

Hal ini merupakan bentuk sportivitas pemain setelah berhadapan selama 90 menit di lapangan. Bertukar kaos juga merupakan salah satu cara untuk menunjukkan rasa hormat di antara pemain. Selain itu, hal ini menunjukkan sikap ksatria pemain yang mau menerima kekalahan timnya.

Namun, selain rasa sportivitas banyak faktor yang menyebabkan pemain ingin bertukar kaos dengan pemain tim lawan. Salah satunya ialah ketenaran seorang pemain yang dihadapinya. Tanpa rasa malu pemain meminta kaos dari bintang sepak bola yang cukup terkenal.

Bahkan, saat bermain untuk New York Cosmos, Pele menyiapkan 25 sampai 30 kaos untuk mengakomodasi permintaan pertukaran kaos pemain lawan.

SUMBER: Tribunnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar