
Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan benar-benar menyihir masyarakat dunia. Pagelaran yang baru pertama digelar di benua hitam tersebut menjadi magnet dan mendapat perhatian yang besar manusia di seantero bumi.
Di indonesia, dua stasiun televisi yang mendapat hak siar piala dunia di tanah air bahkan mampu mengalahkan tayangan yang selama ini menjadi favorit, seperti sinetron dan reality show. Pada periode 11-24 Juni tercatat lebih dari 40% populasi televisi menonton even empat tahunan tersebut.
Menurut lembaga survei kepemirsaan TV Nielsen Company melalui Consumer Directornya, Chaterine Eddy, sejak pemutarannya 11 Juni silam yang disiarkan antara pukul 18.30-04.00 WIB, dua stasiun TV yang menyiarkan piala dunia mendapatkan peningkatan jumlah penonton. Rata-rata jumlah penonton dijam tersebut naik dua kali lipat menjadi sekitar 3 juta orang per harinya.
"Khususnya pertandingan pada babak penyisihan grup ditonton rata-rata 2,2 juta orang tiap harinya atau sekitar 25,2 % dari total penonton televisi saat pertandingan tersebut disiarkan,"kata Eddy.
Hal ini lantas membuat Indonesia masuk dalam jajaran negara terbesar penonton piala dunia. Menurut Coorporate Marketing & Communictaion Nielsen Company, Maika Randini, pada 13 Juni lalu Indonesia berada pada posisi keempat dari 32 negara yang masuk dalam survei kepemirsaan TV Nielsen dengan 49,2% populasi TV di Indonesia. Indonesia masih dibawah Serbia yang memimpin dengan 55,5% populasi TV menonton Piala Dunia, disusul oleh Slovenia (53,4%) dan Kroasia (49,9%).
Pada 24 Juni, saat partai Ghana vs Jerman, Australia vs Serbia, Slowakia vs Italia dan Paraguay vs Selandia Baru ditayangkan, Indonesia bahkan memuncaki kepemirsaan TV di Dunia dengan 47% populasi TV yang menyaksikan Piala Dunia.
Sejarah Baru
Menurut laporan berbagai lembaga di Amerika, duel AS kontra Ghana disaksikan oleh lebih dari 19 juta penonton televisi di negeri Paman Sam. Pertandingan tersebut tercatat sebagai sejarah baru di AS sebagai pertandingan yang paling banyak ditonton. Rekor tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang pernah di catatkan AS dalam pertandingan final sepakbola yang mempertemukan Italia melawan Brasil di tahun 1994. Kala itu, pertandingan hanya disaksikan 18,1 juta penonton.
Meski masih kalah dengan american football, bisbol dan basket, namun rekor yang ditorehkan membuktikan kini sepakbola mempunyai peminat besar di Amerika Serikat. "Rekor pemirsa ini membuktikan bahwa sepakbola sudah sedemikian populernya di Amerika Serikat," demikian pernyataan lembaga survei Nielsen Company seperti dilansir Reuters, Selasa (29/6).
SUMBER: Tribunnews dan Detiksport
Di indonesia, dua stasiun televisi yang mendapat hak siar piala dunia di tanah air bahkan mampu mengalahkan tayangan yang selama ini menjadi favorit, seperti sinetron dan reality show. Pada periode 11-24 Juni tercatat lebih dari 40% populasi televisi menonton even empat tahunan tersebut.
Menurut lembaga survei kepemirsaan TV Nielsen Company melalui Consumer Directornya, Chaterine Eddy, sejak pemutarannya 11 Juni silam yang disiarkan antara pukul 18.30-04.00 WIB, dua stasiun TV yang menyiarkan piala dunia mendapatkan peningkatan jumlah penonton. Rata-rata jumlah penonton dijam tersebut naik dua kali lipat menjadi sekitar 3 juta orang per harinya.
"Khususnya pertandingan pada babak penyisihan grup ditonton rata-rata 2,2 juta orang tiap harinya atau sekitar 25,2 % dari total penonton televisi saat pertandingan tersebut disiarkan,"kata Eddy.
Hal ini lantas membuat Indonesia masuk dalam jajaran negara terbesar penonton piala dunia. Menurut Coorporate Marketing & Communictaion Nielsen Company, Maika Randini, pada 13 Juni lalu Indonesia berada pada posisi keempat dari 32 negara yang masuk dalam survei kepemirsaan TV Nielsen dengan 49,2% populasi TV di Indonesia. Indonesia masih dibawah Serbia yang memimpin dengan 55,5% populasi TV menonton Piala Dunia, disusul oleh Slovenia (53,4%) dan Kroasia (49,9%).
Pada 24 Juni, saat partai Ghana vs Jerman, Australia vs Serbia, Slowakia vs Italia dan Paraguay vs Selandia Baru ditayangkan, Indonesia bahkan memuncaki kepemirsaan TV di Dunia dengan 47% populasi TV yang menyaksikan Piala Dunia.
Sejarah Baru
Menurut laporan berbagai lembaga di Amerika, duel AS kontra Ghana disaksikan oleh lebih dari 19 juta penonton televisi di negeri Paman Sam. Pertandingan tersebut tercatat sebagai sejarah baru di AS sebagai pertandingan yang paling banyak ditonton. Rekor tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang pernah di catatkan AS dalam pertandingan final sepakbola yang mempertemukan Italia melawan Brasil di tahun 1994. Kala itu, pertandingan hanya disaksikan 18,1 juta penonton.
Meski masih kalah dengan american football, bisbol dan basket, namun rekor yang ditorehkan membuktikan kini sepakbola mempunyai peminat besar di Amerika Serikat. "Rekor pemirsa ini membuktikan bahwa sepakbola sudah sedemikian populernya di Amerika Serikat," demikian pernyataan lembaga survei Nielsen Company seperti dilansir Reuters, Selasa (29/6).
SUMBER: Tribunnews dan Detiksport
Tidak ada komentar:
Posting Komentar