Segala kisah tentang kematian sekejap menggangu nyali, menciutkan asa tentang panjangnya perjalanan yang tak ku tahu kelak berujung...
Ironi. Seketika hati bergetar. Membayangkan. Merasakan. Bagaimana ditinggalkan orang yang sungguh kita kasihi. Bagaimana terlepas jauh tak kembali seorang yang pernah bahkan lama mengiringi langkah kita menapaki abstraknya sebuah realita di dunia ini. Entahlah, aku tak mau berkecil hati...
Mom, dad, bro, sis, lovely and all of my friend yang sungguh-sungguh ku kasihi, menukil isi kitab yang ku yakini, Tuhan datang seperti pencuri di malam hari. Mengendap-endap, tersembunyi, lantas pergi. Nyaris tak diketahui oleh semua indra yang kau miliki. Tak ada yang dapat memprediksi perihal kematian terjadi. Dalam renung, ku yakin Tuhan telah menyoretkan kisah indah bagi kita di muka bumi...
Kelak, biarlah terjadi sesuai apa yang dituliskan, karena semua pasti akan kembali...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar