@==(o_o)==@

Frengky: meskipun didasari keisengan, tapi semua dilakukan secara sengaja, so.. apa yang terdapat di dalamnya bukan merupakan hasil buah pikir yang ngasal ! ---------- Oleh karena itu selamat datang dan semoga bermanfaat. ---------- Salam Sejahtera. ---------- SEMANGAT !

HOME

Selasa, 13 Juli 2010

Jeda Dengan Hasil Photoshop

Coba dan terus coba...
Perlahan tapi pasti...
Mengorek dan menggali isi yang terkandung...
Dan, akhirnya kutemukan...
Meski sedikit, namun itu berarti...







Kamis, 01 Juli 2010

Demam Piala Dunia


Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan benar-benar menyihir masyarakat dunia. Pagelaran yang baru pertama digelar di benua hitam tersebut menjadi magnet dan mendapat perhatian yang besar manusia di seantero bumi.

Di indonesia, dua stasiun televisi yang mendapat hak siar piala dunia di tanah air bahkan mampu mengalahkan tayangan yang selama ini menjadi favorit, seperti sinetron dan reality show. Pada periode 11-24 Juni tercatat lebih dari 40% populasi televisi menonton even empat tahunan tersebut.

Menurut lembaga survei kepemirsaan TV Nielsen Company melalui Consumer Directornya, Chaterine Eddy, sejak pemutarannya 11 Juni silam yang disiarkan antara pukul 18.30-04.00 WIB, dua stasiun TV yang menyiarkan piala dunia mendapatkan peningkatan jumlah penonton. Rata-rata jumlah penonton dijam tersebut naik dua kali lipat menjadi sekitar 3 juta orang per harinya.

"Khususnya pertandingan pada babak penyisihan grup ditonton rata-rata 2,2 juta orang tiap harinya atau sekitar 25,2 % dari total penonton televisi saat pertandingan tersebut disiarkan,"kata Eddy.

Hal ini lantas membuat Indonesia masuk dalam jajaran negara terbesar penonton piala dunia. Menurut Coorporate Marketing & Communictaion Nielsen Company, Maika Randini, pada 13 Juni lalu Indonesia berada pada posisi keempat dari 32 negara yang masuk dalam survei kepemirsaan TV Nielsen dengan 49,2% populasi TV di Indonesia. Indonesia masih dibawah Serbia yang memimpin dengan 55,5% populasi TV menonton Piala Dunia, disusul oleh Slovenia (53,4%) dan Kroasia (49,9%).

Pada 24 Juni, saat partai Ghana vs Jerman, Australia vs Serbia, Slowakia vs Italia dan Paraguay vs Selandia Baru ditayangkan, Indonesia bahkan memuncaki kepemirsaan TV di Dunia dengan 47% populasi TV yang menyaksikan Piala Dunia.

Sejarah Baru

Menurut laporan berbagai lembaga di Amerika, duel AS kontra Ghana disaksikan oleh lebih dari 19 juta penonton televisi di negeri Paman Sam. Pertandingan tersebut tercatat sebagai sejarah baru di AS sebagai pertandingan yang paling banyak ditonton. Rekor tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang pernah di catatkan AS dalam pertandingan final sepakbola yang mempertemukan Italia melawan Brasil di tahun 1994. Kala itu, pertandingan hanya disaksikan 18,1 juta penonton.

Meski masih kalah dengan american football, bisbol dan basket, namun rekor yang ditorehkan membuktikan kini sepakbola mempunyai peminat besar di Amerika Serikat. "Rekor pemirsa ini membuktikan bahwa sepakbola sudah sedemikian populernya di Amerika Serikat," demikian pernyataan lembaga survei Nielsen Company seperti dilansir Reuters, Selasa (29/6).

SUMBER: Tribunnews dan Detiksport

Minggu, 27 Juni 2010

Inggris Berduka

Penggemar Inggris pantas bersedih menyusul kekalahan telak Three Lions 1-4 atas Der Panzer Jerman pada laga perdelapan final yang berlangsung di Stadion Free State, Bloemfontein, Arika Selatan, Minggu (27/6/10). Kekalahan ini memupuskan dukungan suporter Inggris di Piala Dunia sekaligus menjadi tiket untuk kembali ke tanah Britania.

Padahal, jutaan pendukung Inggris berharap laga tersebut akan menjadi momentum luar biasa setelah pertemuan Inggris kontra Jerman Barat di semi-final Piala Dunia 1990 yang berlangsung di Italia. Hal tersebut juga menjadi harapan dari pangeran Harry. “Kami berharap Inggris dapat mengalahkan Jerman karena hal ini terkait dengan sejarah masa lalu,” kata putera mendiang puteri Diana ini.

Disisi lain kemenangan Panser dianggap sebagai balas dendam atas kekalahan Jerman pada final Piala Dunia 1966. Kala itu, Pasukan Inggris berhasil menenggelamkan Jerman 4-2.

SUMBER: Tribunnews dan Kompas.com


Sabtu, 26 Juni 2010

Vuvuzela Di Smartphone


Pesta akbar Piala Dunia 2010 Arika Selatan benar-benar membuat vuvuzela mendapatkan perhatian. Maklum saja, sepanjang gelaran even empat tahunan, terompet khas Afrika itu terus mendengung. Fenomena itu lantas membuat vuvuzela kini ditangkap sebagai sebuah bisnis. iPhone dan Android memasukan vuvuzela sebagai fitur baru dalam teknologi komunikasi yang mereka miliki.

Aplikasi Vuvuzela mobile disediakan sebagai aplikasi yang dapat digunakan dikedua jenis smartphone tersebut. Dengan menggunakannya, iPhone dapat mengeluarkan suara serupa terompet vuvuzela.

Pada Android, pengguna dapat mengunduh aplikasi virtual dengan aplikasi bernama “Vuvuzela” dan “Virtual Vuvuzela”. Kedua aplikasi tersebut juga dapat dipakai pada iPhone. Namun tak hanya itu, khusus di iPhone pengguna juga dapat menggunakan aplikasi lain bernama “iVuvuzela” dan “Vuvuzela Worldcup”.

Menariknya, meski berbentuk virtual namun aplikasi tersebut tidak menghilangkan cara kerja sebagaimana kita menggunakan terompet vuvuzela. Vuvuzela pada smartphone tetap harus ditiup. Pengguna harus menggunakan microphone untuk memainkan instrument pada aplikasi tersebut. Selain itu, sebagian vuvuzela lain menggunakan layar sentuh untuk mengeluarkan bunyi.


SUMBER: Tribunnews

Piala Dunia Pengaruh Over Capacity Twitter


Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan benar-benar menyita banyak perhatian dari warga dunia. Hal ini juga dapat terlihat dari penggunaan situs jejaring sosial yang saat ini terus dipadati penggunanya untuk memberikan status terbaru atau sekedar mengomentari status mengenai seluk-beluk Piala Dunia.

Salah satu jejaring sosial tersebut ialah Twitter. Mikroblogging asal San Francisco, Amerika Serikat tersebut bahkan menunjukkannya dominasinya dalam pagelaran sepak bola empat tahunan itu. Saking dipenuhi dengan status terbaru dan komentar, Twitter kerap overload.

Twitter is over capacity. Please wait a moment and try again” (Twitter kelebihan kapasitas. Silahkan tunggu beberapa saat dan coba kembali).

Meningkatnya penggunaan Twitter seiring terjadinya gol di setiap pertandingan. Selain itu, pertandingan yang dilakoni tim papan atas juga memicu lonjakan tersebut. Pengguna Twitter terus-menerus melaporkan jalannya pertandingan.

Jepang Tertinggi

Jepang memuncaki peringkat atas sebagai pengguna Twitter tertinggi pada kancah Piala Dunia. Hal ini bukanlah sebuah kejutan, pasalnya Twitter memang sangat terkenal di negeri matahari terbit tersebut. Terutama sejak Twitter dapat di akses melalui mobile.

Berdasarkan laporan Associated Press, 16,3 persen pengguna internet di Jepang merupakan pengguna Twitter. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat yang hanya melibatkan 9,8 pengguna Twitter.

Jejaring sosial tersebut mencatat setidaknya hampir delapan juta tweets atau sekitar 12 persen dari data global datang dari Jepang. Situs analisa Tweet Sentiments menunjukkan bahwa masyarakat Jepang lebih sering memperbaharui Twitter dibanding Amerika Serikat.

Melihat fenomena tersebut, perusahan pengelola twitter mengaku bahwa bulan Juni merupakan bulan yang sangat terburuk bagi mereka sejak Oktober 2009. Twitter kini sedang mengupayakan dengan merencanakan tindakan perawatan untuk mengakomodasi peningkatan.

"Kami memiliki solusi jangka panjang yang saat ini sedang kami kerjakan. Namun, untuk sementara kami membuat penambahan secara singkat untuk meningkatkan kapasitas dan menghindari kelebihan kapasitas selama Piala Dunia 2010," tulis Twitter pada blog resminya.

SUMBER: Tribunnews

Tradisi Tukar Kaos


Mungkin anda sering mengamati tradisi para pesebak bola seusai melakoni laga sarat emosi. Tradisi ini pula yang kini tersaji di pagelaran piala dunia 2010 Afrika selatan. Mereka sejenak melupakan hasil dan menutupnya dengan bertukar kaos.

Berdasarkan catatan FIFA, tradisi ini bermula pada tahun 1931, kala itu tim Les Blues Prancis yang menang 5-2 atas Inggris meminta kaos para pemain Three Lions. Pada saat itu hal ini dianggap fenomenal di kancah sepak bola.

Tradisi itupun diikuti legenda sepak bola Brazil Pele yang bertukar kaos dengan salah satu legenda Inggris Bobby Moore pada gelaran yang mempertemukan Brazil dan Inggris di tahun 1970. Lalu apa yang menyebabkan para gladiator dunia sepak bola mau bertukar kaos? Padahal, jika kita bayangkan keringat telah terkandung di dalamnya.

Hal ini merupakan bentuk sportivitas pemain setelah berhadapan selama 90 menit di lapangan. Bertukar kaos juga merupakan salah satu cara untuk menunjukkan rasa hormat di antara pemain. Selain itu, hal ini menunjukkan sikap ksatria pemain yang mau menerima kekalahan timnya.

Namun, selain rasa sportivitas banyak faktor yang menyebabkan pemain ingin bertukar kaos dengan pemain tim lawan. Salah satunya ialah ketenaran seorang pemain yang dihadapinya. Tanpa rasa malu pemain meminta kaos dari bintang sepak bola yang cukup terkenal.

Bahkan, saat bermain untuk New York Cosmos, Pele menyiapkan 25 sampai 30 kaos untuk mengakomodasi permintaan pertukaran kaos pemain lawan.

SUMBER: Tribunnews